Deiyai (NP) — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kampung Okomotadi, Timotius Pekei, S.Pi., menyalurkan bantuan sosial (bansos) dan sembako kepada masyarakat Kampung Okomotadi, Kabupaten Deiyai pada Senin (9/3/2026). Penyaluran bantuan tersebut mendapat sorotan positif dari masyarakat karena dilakukan secara terbuka dan transparan di hadapan warga kampung.
Proses pembagian bantuan dilakukan langsung di lokasi yang dapat disaksikan masyarakat, sehingga setiap penerima manfaat dapat melihat secara jelas mekanisme penyaluran bantuan. Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah kampung dalam menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang berhak.
Timotius Pekei mengatakan bahwa transparansi merupakan hal penting dalam setiap program pemerintah, khususnya bantuan sosial yang menyangkut kebutuhan masyarakat. “Penyaluran ini kami lakukan secara terbuka agar masyarakat dapat melihat langsung prosesnya. Dengan demikian tidak ada kecurigaan, dan bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Timotius yang juga sebagai staf pada Dinas Perikanan Kabupaten Deiyai ini.
Bantuan tersebut berasal dari Dinas Sosial melalui program bantuan sosial tahun 2026. Program ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) serta Program Perlindungan Sosial Ekstraordiner (PPSE) yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan ekonomi.
Sejumlah warga Kampung Okomotadi mengaku mengapresiasi langkah pemerintah kampung yang menyalurkan bantuan secara transparan. Mereka menilai keterbukaan seperti ini penting agar masyarakat mengetahui secara langsung siapa saja penerima bantuan dan jumlah bantuan yang disalurkan.
“Dengan cara terbuka seperti ini, masyarakat merasa lebih percaya kepada pemerintah kampung. Kami bisa melihat sendiri proses pembagian bantuan,” ungkap salah satu warga.
Melalui penyaluran yang transparan tersebut, pemerintah kampung berharap bantuan sosial dapat tepat sasaran sekaligus memperkuat hubungan antara pemerintah kampung dan masyarakat.
Langkah ini juga diharapkan menjadi contoh bagi kampung-kampung lain agar selalu mengedepankan prinsip keterbukaan dalam setiap program pelayanan kepada masyarakat. (ttm/np).











Komentar