Deiyai (NP) – Tokoh intelektual Kabupaten Deiyai, Ferdinan Edowai, SH, mengajak Tim Harmonisasi Penanganan Konflik Sosial Provinsi Papua Tengah untuk bersama-sama mencari solusi damai atas persoalan yang terjadi di wilayah Distrik Kapiraya dan Kampung Mogodagi.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap situasi keamanan dan hubungan persaudaraan antar masyarakat, khususnya antara Suku Mee dan Suku Kamoro, agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Ferdinan Edowai menegaskan bahwa penyelesaian persoalan harus dilakukan melalui dialog dan pendekatan damai dengan melibatkan semua pihak yang berkepentingan.
“Persoalan yang terjadi di Kapiraya dan Mogodagi harus diselesaikan secara bijaksana. Kami mengajak Tim Harmonisasi Provinsi Papua Tengah untuk turun bersama melihat langsung kondisi di lapangan dan membantu mencari jalan damai,” ujarnya.
Menurutnya, tanah Papua dikenal dengan nilai persaudaraan dan kekeluargaan yang kuat, sehingga konflik antarsuku harus dicegah sedini mungkin agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat.
Ia juga berharap pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh gereja, serta seluruh elemen masyarakat dapat duduk bersama dalam satu forum dialog guna mencari solusi yang adil dan bermartabat bagi semua pihak.
Sementara itu, Kepala Suku Mee, Mesak Edowai, menegaskan bahwa masyarakat Mee pada prinsipnya menginginkan perdamaian dan kehidupan yang harmonis dengan semua suku yang ada di wilayah tersebut.
“Kami sebagai pemilik hak ulayat di wilayah ini menginginkan situasi tetap aman. Masyarakat Mee tidak ingin terjadi konflik. Yang kami harapkan adalah penyelesaian secara adat dan damai, sehingga hubungan persaudaraan dengan Suku Kamoro tetap terjaga,” kata Mesak Edowai.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri serta tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.
Di sisi lain, Ketua Tim Harmonisasi Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Deiyai, Ernest Kotouki, SE, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menjaga stabilitas keamanan serta mendorong penyelesaian konflik secara damai.
Menurutnya, Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai siap bekerja sama dengan Tim Harmonisasi Provinsi Papua Tengah maupun pemerintah daerah terkait untuk mencari solusi terbaik.
“Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan dialog. Tim Harmonisasi Kabupaten Deiyai siap berkolaborasi dengan Tim Harmonisasi Provinsi Papua Tengah untuk mencari solusi yang damai dan bermartabat bagi semua pihak,” ujar Ernest Kotouki.
Ia menambahkan bahwa menjaga kedamaian merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan komitmen dari seluruh elemen masyarakat agar situasi di Kapiraya dan Mogodagi tetap aman dan kondusif. (Jom/np)











Komentar