Berdiri di Atas Makam Pdt. Neles Peuki, Kaum Intelektual KINGMI Tuntut Aparat Segera Tangkap Pelaku

Deiyai – Kaum Intelektual Gereja Kemah Injil (KINGMI) Koordinator Kabupaten Deiyai mendesak aparat keamanan untuk segera mengungkap pelaku pembakaran yang menewaskan almarhum Pdt. Neles Peuki di Kampung Mogodagi, Distrik Kapiraya.

Desakan tersebut ditujukan kepada aparat TNI dan Kepolisian, khususnya Kepolisian Resor Deiyai dan Kepolisian Resor Mimika, agar bekerja secara serius, cepat, dan transparan dalam mengusut kasus yang menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat tersebut.

Perwakilan Kaum Intelektual KINGMI Koordinator Deiyai menilai peristiwa pembakaran yang menewaskan almarhum Pdt. Neles Peuki merupakan tindakan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan serta sangat meresahkan masyarakat. Peristiwa tersebut juga meninggalkan luka mendalam bagi keluarga korban, jemaat gereja, dan masyarakat di wilayah Kapiraya.

Menurut mereka, aparat keamanan memiliki tanggung jawab untuk mengungkap secara tuntas siapa pelaku di balik kejadian tragis tersebut, sehingga keadilan dapat ditegakkan dan masyarakat kembali merasa aman.

“Kami berdiri di atas kuburan almarhum Pdt. Neles Peuki dan dengan tegas meminta aparat keamanan segera mengungkap pelaku pembakaran yang menyebabkan beliau meninggal dunia,” tegas perwakilan Kaum Intelektual KINGMI Koordinator Deiyai dalam pernyataannya.

Mereka juga berharap proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Selain itu, aparat diminta memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

Kaum Intelektual KINGMI menegaskan bahwa pengungkapan kasus ini menjadi harapan besar bagi keluarga korban dan masyarakat luas, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum Pdt. Neles Peuki yang selama hidupnya dikenal sebagai pelayan Tuhan yang mengabdi bagi jemaat dan masyarakat. (Hom/NP)

Facebook Comments Box

Komentar