Seminar Kesehatan di Waghete Soroti Ancaman HIV/AIDS di Kalangan Remaja

Berita, Kesehatan134 Dilihat

Deiyai (NP) — Ancaman penyebaran HIV/AIDS di kalangan remaja menjadi sorotan utama dalam seminar kesehatan yang digelar oleh Kewita Learning Initiative di Aula Soskat St. Yohanes Pemandi, Waghete, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Perempuan Sedunia ini diikuti oleh para pelajar SMP dan SMA dari wilayah ibu kota Waghete. Selain pelajar, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pemuda, perwakilan Dinas Kesehatan, tokoh gereja, serta para orang tua.

Seminar menghadirkan dua narasumber yang membahas isu kesehatan remaja, khususnya terkait bahaya HIV/AIDS dan perilaku berisiko di kalangan generasi muda.

Dalam pemaparannya, dr. Banki Sirampung menekankan bahwa HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius apabila remaja tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang cara penularan dan pencegahannya.

Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi generasi muda dari risiko penyakit tersebut.

“Banyak remaja belum memahami secara benar bagaimana HIV dapat menular. Padahal, dengan pengetahuan yang tepat mereka bisa menjaga diri dan menghindari perilaku yang berisiko,” jelasnya di hadapan para peserta seminar.

Ia juga mengingatkan bahwa penyebaran HIV umumnya terjadi melalui hubungan seksual tidak aman, penggunaan jarum suntik secara bergantian, serta dari ibu ke anak selama masa kehamilan atau persalinan.

Sementara itu, Naomi Edowai, SKM., M.Kes dalam materinya menyoroti hubungan antara pergaulan bebas dengan meningkatnya risiko penularan HIV/AIDS. Ia menjelaskan bahwa kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi membuat banyak remaja tidak memahami dampak jangka panjang dari perilaku tersebut.

Menurut Naomi, upaya pencegahan tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan keterlibatan keluarga, sekolah, gereja, serta masyarakat.

“Remaja perlu mendapatkan ruang edukasi yang benar mengenai kesehatan reproduksi dan bahaya HIV/AIDS. Jika mereka memahami risikonya, maka mereka akan lebih mampu menjaga diri dan masa depan mereka,” ujarnya.

Melalui seminar ini, Kewita Learning Initiative berharap para remaja di Waghete dapat meningkatkan kesadaran tentang bahaya HIV/AIDS sekaligus membangun pola hidup sehat dan bertanggung jawab. Edukasi yang berkelanjutan dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut di kalangan generasi muda.

Facebook Comments Box

Komentar